Asuhan Keperawatan Pada Pasien Gagal Jantung Dengan Efektivitas Ambulasi Dini Terhadap Peningkatan Mean Arterial Pressure: Studi Kasus Di Ruang Rawat Inap Lantai 6 RS Sumber Waras Jakarta Barat

Asuhan Keperawatan Pada Pasien Gagal Jantung Dengan Efektivitas Ambulasi Dini Terhadap Peningkatan Mean Arterial Pressure: Studi Kasus Di Ruang Rawat Inap Lantai 6 RS Sumber Waras Jakarta Barat

  • Cicielia Ernawati Rahayu
Keywords: Ambulasi Dini, MAP, Gagal Jantung.

Abstract

Intoleransi aktivitas yang terjadi pada penderita gagal jantung merupakan konsekuensi dari menurunnya cardiac output (CO) yang disebabkan oleh penurunan kemampuan jantung dalam memompa darah ke seluruh tubuh. Hal ini juga ditandai oleh menurunnya nilai mean arterial pressure (MAP) sebagai salah satu indikatornya, dimana MAP merupakan tekanan darah arteri rata-rata pada setiap siklus pompa jantung. Salah satu cara MAP adalah dengan ambulasi dini. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana efektivitas ambulasi dini terhadap peningkatan MAP. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus pada dua Pasien yang mengalami gagal jantung. Variabel independen yang digunakan pada penelitian ini adalah latihan ambulasi dini dan MAP. Ambulasi yang dilakukan pada Pasien meliputi latihan duduk kemudian berdiri dan berjalan sejauh kurang lebih 15 meter. Sebelum dan sesudah tindakan dilakukan pengukuran tekanan darah. Setiap kali tindakan dilakukan selama 10-15 menit satu kali sehari, diamati dalam waktu 3 hari. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa melakukan latihan ambulasi dini dapat secara efektif menaikkan MAP bagi Pasien dengan gagal jantung yang ditandai oleh adanya perubahan signifikan pada MAP keduanya yang meningkat rata-rata 15.15 % pada Pasien pertama dan 9.44 % pada Pasien kedua.

Published
2019-09-04